fbpx
Kesehatan
5 Daftar Penyakit Mematikan di Indonesia

5 Daftar Penyakit Mematikan di Indonesia

Data Riset dari Badan Pusat Statistik pada tahun 2021 dalam situs resminya (https://www.bps.go.id/statictable/2009/03/10/1559/indikator-kesehatan-1995-2021.html) menampilkan data 27,23 % penduduk mengalami keluhan kesehatan dalam sebulan lalu. Setiap tahun ada jutaan manusia meninggal karena penyakit.

Berikut 5 Daftar Penyakit Mematikan di Indonesia:

  1. HIPERTENSI

Belum banyak yang mengetahui bahwa hipertensi menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Fakta menunjukkan bahwa prevalensi hipertensi naik dari 25,8% pada tahun 2013 menjadi 34,1% pada tahun 2018. Kondisi ini mengakibatkan kematian sekitar 8 juta orang per tahun.

The silent killer merupakan istilah dari penyakit ini, karena sering kali penderita tidak mengalami gejala. Sehingga tidak menyadari bahwa tubuhnya telah terkena hipertensi. Dalam beberapa kasus, penderita baru mengetahuinya setelah terjadi komplikasi. Maka dari itu, penyakit ini menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

2. STROKE

Stroke menjadi penyakit tidak menular yang menyebabkan kasus kematian terbanyak. Pada tahun 2018 prevalensi stroke naik dari 7% menjadi 10,9%. Kasus stroke sering terjadi pada kelompok usia 45 sampai dengan 74 tahun. Stroke juga banyak terjadi pada kelompok usia 15-24 tahun di Indonesia.  

3. GAGAL GINJAL KRONIS

Sebanyak 30.554 pasien aktif menjalani dialisis pada tahun 2015, sebagian besar jumlah tersebut adalah penderita gagal ginjal kronis. Keterlambatan deteksi dan penanganan terhadap penyakit ini membuat prevalensi kematian cukup tinggi. 

Data pravelensi pada tahun 2013 mencatat, gagal ginjal kronis pada tahun tersebut adalah 2%, tapi telahmeningkat menjadi 3,8% pada tahun 2018. Selain itu gaya hidup yang tidak sehat juga berpengaruh.

4. PENYAKIT DIABETES

Penderita penyakit ini mencapai 10,7 juta orang. Penyakit kronis akibat pankreas tidak cukup untuk memproduksi hormon insulin.

Penyebab penyakit ini bisa berbagai macam hal. Mulai dari faktor genetik atau keturunan, berat badan, perilaku sedenter (kurang gerak), usia, tekanan darah tinggi, serta tingginya kadar kolesterol dan trigliserida.

5. TBC

Selain penyakit metabolik atau penyakit tidak menular di atas, infeksi juga menjadi salah satu penyakit terbanyak di Indonesia. Dr. Anung Sugihantono, M.Kes. mengatakan bahwa orang dengan daya tahan tubuh lemah biasanya mudah terjangkit infeksi Tb ini.

Tb muncul karena bakteri bernama Mycobacterium tuberculosis, yang paling sering memengaruhi paru-paru. Bakteri Tb ini bisa menyebar dari orang ke orang melalui udara.

Ketika orang dengan Tb paru-paru batuk, bersin, dan meludah, kuman Tb akan keluar dalam bentuk partikel air yang sangat kecil (droplet) ke udara. Seseorang yang menghirup udara tersebut dapat mengalami infeksi Tb.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *